Showing posts with label Innovation Batch 4. Show all posts
Showing posts with label Innovation Batch 4. Show all posts

Cahaya Harapan untuk Desa Telukbaru Pulau Sebesi

radarlampung.co.id - Potensi wisata di Pulau Sebesi, Lampung Selatan, begitu luar biasa. Pulau tersebut menjadi tempat transit para wisatawan yang hendak berwisata alam ke Gunung Anak Krakatau. Namun ternyata di pedalaman pulau dengan waktu tempuh setengah jam berjalan kaki dari dermaga itu, masih ada kehidupan warga yang minim akan infrastruktur.

Genset merupakan alternatif pembangkit listrik satu-satunya di Desa Telukbaru Pulau Sebesi. Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) tinggal di sana. Gelap gulita menjadi hal lumrah setiap malam. Siang pun demikian, tiada listrik yang bisa diperuntukkan buat aktivitas. Genset yang tersedia memang diperuntukkan malam hari.


Sedihnya, lantunan azan yang dapat didengar oleh seluruh warga hanya pada Magrib dan Isya dengan pengeras suara portabel masjid. Tiadanya tempat buang air juga menjadi kekurangan infrastruktur desa. Akhirnya, laut menjadi sarananya.

Melihat kondisi tersebut, yang sejatinya menjadi tanggung jawab pemerintah, komunitas-komunitas sosial mengambil peran. Salah satunya Jalinan Inovasi Sosial (Janis), komunitas sosial yang berafiliasi di Bandarlampung. Mereka turun menghabiskan long weekend kemarin untuk membantu meringankan kebutuhan warga desa. Selama tiga hari, mereka memberikan cahaya harapan di sana.

Kondisi tersebut juga menggerakkan pemuda-pemudi dari pulau seberang. Yakni mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta. Begitu juga, Janis bekerjasama dengan komunitas lainnya seperti Rumah Inggris dan Mahasiswa Ekonomi Pecinta Lingkungan (Mahepel) Unila.




AKAMSI, Inovasi untuk Muara Gading Mas Lebih Mandiri



Setelah sukses menerapkan inovasi guna mengembangkan potensi yang ada di desa dan menjadikan desa wisata Kunjir sebagai pilot project di tahun pertama, JANIS kemudian berencana untuk mencari desa lain untuk dikembangkan sebagai project selanjutnya.

Kabar baik datang dari Ikatan Mahasiswa Lampung Timur (IKAM LAMTIM) yang datang untuk menawarkan ide dan gagasannya untuk bekerjasama mengembangkan sebuah desa potensial yang ada di Lampung Timur. Desa itu adalah Muara Gading Mas yang berlokasi di kecamatan Labuhan Maringgai di mana mayoritas masyarakat di desa itu memanfaatkan hasil laut sebagai mata pencaharian mereka. Kebanyakan dari masyarakat di sana merupakan pengrajin yang mengolah hasil tangkapan nelayan dari laut menjadi produk-produk pangan olahan seperti terasi dan kerupuk.